Kompresor pendingin piston ruang dingin mengandalkan gerakan bolak-balik piston untuk memampatkan gas di dalam silinder. Biasanya, gerakan putar penggerak utama diubah menjadi gerakan bolak-balik piston melalui mekanisme engkol-sambungan. Kerja yang dilakukan oleh poros engkol setiap putaran dapat dibagi menjadi proses penghisapan dan proses kompresi dan pembuangan.
Dalam penggunaan kompresor pendingin piston sehari-hari, terdapat 12 kesalahan umum dan metode pemecahan masalahnya yang diuraikan sebagai berikut:
1) Kompresor tersebut mengonsumsi banyak oli.
Alasan: Jarak antara bantalan, ring oli, silinder, dan piston terlalu besar, yang meningkatkan konsumsi bahan bakar.
Solusi: Lakukan perawatan yang sesuai atau ganti komponen yang rusak.
2) Suhu bantalan terlalu tinggi
Penyebabnya: Oli kotor, saluran oli tersumbat; pasokan oli tidak mencukupi; celah terlalu kecil; keausan bantalan yang tidak merata atau permukaan bantalan yang kasar.
Perbaikan: Bersihkan sirkuit oli, ganti oli pelumas; berikan oli yang cukup; sesuaikan celah; perbaiki bantalan.
3) Mekanisme pengaturan energi gagal
Alasan: Tekanan oli tidak mencukupi; oli mengandung cairan pendingin; katup keluar oli pada mekanisme pengatur kotor dan tersumbat.
Solusi: Cari tahu penyebab tekanan oli rendah dan sesuaikan tekanan oli; panaskan oli di bak engkol lebih lama; bersihkan sirkuit oli dan katup oli agar sirkuit oli tidak tersumbat.
4) Suhu gas buang terlalu tinggi
Penyebabnya: beban besar; volume ruang bebas terlalu besar; katup buang dan paking rusak; panas berlebih hisap terlalu besar; pendinginan silinder buruk.
Solusi: kurangi beban; sesuaikan celah dengan paking silinder; ganti pelat ambang atau paking setelah pemeriksaan; tingkatkan jumlah cairan; tingkatkan jumlah air pendingin.
5) Suhu gas buang terlalu rendah
Penyebabnya: kompresor menyedot cairan; katup ekspansi memasok terlalu banyak cairan; beban pendinginan tidak mencukupi; lapisan es pada evaporator terlalu tebal.
Solusi: kurangi bukaan katup hisap; sesuaikan pasokan cairan agar superheat udara balik berada antara 5 dan 10; sesuaikan beban; bersihkan atau bilas embun beku secara teratur.
6) Tekanan gas buang terlalu tinggi
Alasan: Masalah utamanya adalah kondensor, seperti adanya gas yang tidak dapat dikondensasi dalam sistem; katup air δ terbuka atau bukaan katup terlalu kecil, tekanan air terlalu rendah sehingga menyebabkan kekurangan air atau suhu air terlalu tinggi; kipas kondensor berpendingin udara δ terbuka atau volume udara tidak mencukupi; terlalu banyak muatan refrigeran (jika tidak ada penampung cairan); terlalu banyak kotoran di dalam kondensor; katup buang kompresor δ terbuka maksimal; pipa buang tidak lancar.
Langkah-langkah pembuangan: kempeskan pipa pembuangan bertekanan tinggi; buka katup air untuk meningkatkan tekanan air; nyalakan kipas untuk mengurangi hambatan angin; buang kelebihan refrigeran; bersihkan kondensor dan perhatikan kualitas air; buka katup pembuangan; bersihkan pipa pembuangan.
7) Tekanan gas buang terlalu rendah
Penyebabnya: Kekurangan refrigeran atau kebocoran; kebocoran udara dari katup buang; volume air pendingin yang berlebihan, suhu air rendah, dan pengaturan energi yang tidak tepat.
Eliminasi: deteksi kebocoran dan penghilangan kebocoran, pengisian ulang refrigeran; perbaikan atau penggantian katup; pengurangan air pendingin; perbaikan perangkat pengatur energi.
8) Kompresi basah (palu cair)
Penyebab: Permukaan cairan evaporator terlalu tinggi; beban terlalu besar; katup hisap dibuka terlalu cepat.
Solusi: sesuaikan katup suplai cairan; sesuaikan beban (sesuaikan perangkat pengaturan energi); katup hisap harus dibuka perlahan, dan harus ditutup jika terjadi cipratan cairan.
9) Tekanan oli terlalu tinggi
Penyebab: Penyesuaian tekanan oli yang tidak tepat; pipa oli yang buruk; pengukur tekanan oli yang tidak akurat.
Solusi: setel ulang katup tekanan oli (kendurkan pegas); periksa dan bersihkan pipa oli; ganti pengukur tekanan.
10) Tekanan oli terlalu rendah
Penyebab: Jumlah oli tidak mencukupi; penyetelan yang tidak tepat; filter oli tersumbat atau saluran masuk oli tersumbat; pompa oli aus; pengoperasian vakum (evaporator).
Solusi: tambahkan oli; sesuaikan katup pengatur tekanan oli; bongkar dan bersihkan, hilangkan sumbatan; perbaiki pompa oli; sesuaikan pengoperasian agar tekanan bak engkol lebih tinggi dari tekanan atmosfer.
11) Suhu oli terlalu tinggi
Alasannya: suhu gas buang terlalu tinggi; pendinginan oli kurang baik; jarak bebas pemasangan terlalu kecil.
Solusi: Atasi penyebab tekanan gas buang yang tinggi; tingkatkan jumlah air pendingin; sesuaikan jarak bebas.
12) Motor terlalu panas
Penyebabnya: tegangan rendah, yang mengakibatkan arus besar; pelumasan yang buruk; pengoperasian beban berlebih; gas yang tidak dapat dikondensasi dalam sistem; kerusakan pada isolasi kumparan listrik.
Eliminasi: periksa penyebab tegangan rendah dan hilangkan; periksa sistem pelumasan dan perbaiki; kurangi beban operasi; buang gas yang tidak dapat dikondensasi; periksa atau ganti motor.
Waktu posting: 24 Maret 2023





